GRESIK
– Tantangan di dunia kerja tidak hanya seputar kesiapan
fisik dan keterampilan teknis, melainkan juga kesiapan mental dalam menghadapi
tekanan. Menyadari pentingnya hal tersebut, tim mahasiswa Program Studi
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKes)
Universitas Gresik menggelar aksi pengabdian masyarakat bertajuk
"CERIA" (Cerdas Kelola Stres Remaja Indonesia): Mental Health
Edutainment bagi Remaja Calon Tenaga Kerja.
Kegiatan
inovatif ini dilaksanakan pada Senin, 15 Juni 2026, bertempat di SMK YPI
Darussalam 2 Cerme, Gresik. Tim pengabdian yang digawangi oleh Suci Dwi
Cahyani, Anggun Novitria Ramadan, dan Afifa Nur Maulidah ini turut bersinergi
dengan Himpunan Mahasiswa (HIMA) K3 Universitas Gresik dalam menyukseskan
jalannya acara.
Sebagai calon tenaga
kerja masa depan, para siswa SMK dinilai sangat penting untuk mendapatkan
pembekalan mengenai kesehatan mental. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan
kepedulian terhadap mental health sejak dini. Dengan memahami
pengelolaan stres, para remaja ini diharapkan dapat mencegah dampak negatif
dari bahaya psikologi, salah satu aspek krusial dalam keilmuan K3 ketika mereka
memasuki dunia kerja nanti.
Sebanyak
95 siswa dan siswi SMK YPI Darussalam 2 Cerme berpartisipasi aktif dalam
kegiatan ini dengan didampingi oleh Ibu Linda selaku guru pendamping sekolah.
Berlangsung
efektif dari pukul 08.00 hingga 10.00 WIB, rangkaian acara dikemas secara
interaktif dengan susunan kegiatan sebagai berikut: (1) Registrasi &
Pengenalan Prodi: Peserta disambut dengan penayangan video profil Prodi K3 dan
HIMA K3 FIKes Unigres; (2) Pembukaan & Sambutan: Acara resmi dibuka oleh
MC, dilanjutkan sambutan hangat dari pihak sekolah serta dosen pendamping FIKes
Unigres; (3) Penyampaian Materi & Sharing Session: Pemaparan materi
inti mengenai kesehatan mental yang berjalan dua arah. Para siswa tampak
antusias melakukan tanya jawab serta membagikan pengalaman pribadi mereka
terkait pengelolaan stres; (4) Aksi Ice Breaking: Untuk mencairkan
suasana dan membakar semangat peserta, disisipkan sesi permainan ringan yang
seru; (5) Sesi Refleksi Diri: Pada momen ini, peserta diajak merenung dan
menuliskan pesan positif untuk diri mereka sendiri sebagai bentuk apresiasi dan
penguatan mental; dan (6) Penutup: Agenda diakhiri dengan penarikan kesimpulan
oleh MC, doa bersama, dan sesi dokumentasi.
"Kami
ingin para siswa SMK ini tidak hanya siap secara skill, tapi juga
tangguh secara mental. Mengenal potensi bahaya psikologis di tempat kerja sejak
bangku sekolah akan membuat mereka menjadi pekerja yang lebih adaptif dan
produktif di masa depan," ujar salah satu tim mahasiswa pengabdi.
Melalui program pengabdian masyarakat berbasis edutainment ini, Prodi K3 FIKes Universitas Gresik terus membuktikan kontribusi nyatanya dalam menyebarluaskan budaya keselamatan dan kesehatan kerja, tidak hanya di sektor industri tetapi juga merambah ke institusi pendidikan formal.