Event Image

Cegah Cedera Otot dan Sendi, Tim Dosen K3 Unigres Gelar Edukasi Ergonomi Bagi Petugas Office Boy Kampus

GRESIK – Menjaga kesehatan dan keselamatan kerja tidak hanya berlaku bagi pekerja di sektor industri besar, melainkan juga bagi para pahlawan kebersihan di lingkungan kampus sendiri. Berangkat dari kepedulian tersebut, Tim Dosen K3 Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKes) Universitas Gresik yang diketuai oleh Devy Syanindita Roshida, S.KM., M.KKK., M.GPH., bersama dengan mahasiswa K3, sukses menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat pada Selasa, 12 Mei 2026.

Kegiatan yang berpusat di lingkungan Universitas Gresik ini mengangkat judul penting: “Evaluasi Postur Kerja dan Risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Pekerja OB Kampus Saat Melakukan Pekerjaan Manual Material Handling”.

Pekerjaan seorang Office Boy (OB) memiliki risiko ergonomi yang cukup tinggi. Karakteristik lingkungan kerja kampus yang luas dengan mobilitas tinggi menuntut mereka melakukan berbagai aktivitas fisik secara berkesinambungan. Aktivitas seperti menyapu dengan posisi membungkuk, berdiri dalam waktu lama, berjalan berulang, hingga melakukan Manual Material Handling (mengangkat, membawa, mendorong, dan memindahkan barang) berpotensi besar memicu gangguan muskuloskeletal (Musculoskeletal Disorders/MSDs) atau cedera otot dan sendi jika dilakukan secara terus-menerus tanpa adanya pengendalian yang baik.

Melihat tuntutan kerja fisik yang berat tersebut, para pekerja OB menjadi responden yang sangat relevan untuk diedukasi dalam kajian keselamatan dan kesehatan kerja (K3), khususnya bidang ergonomi, kelelahan kerja, maupun beban kerja fisik.

Diikuti oleh seluruh petugas OB yang bekerja di lingkungan Universitas Gresik, kegiatan promosi K3 ini dikemas secara menarik menggunakan tema edutainment (edukasi yang menghibur). Tim pengabdi menggunakan metode ceramah interaktif, diskusi dua arah, serta tanya jawab agar suasana berjalan santai namun kaya informasi.

Materi edutainment yang disampaikan meliputi cara memposisikan tubuh yang benar saat beraktivitas untuk menghindari ketegangan otot, memahami bagaimana durasi kerja, frekuensi pengangkatan barang, serta kondisi lingkungan sekitar dapat mempengaruhi risiko ergonomi. Pemanfaatan media infografis berupa poster dan presentasi Power Point (PPT) interaktif untuk memudahkan peserta dalam menyerap materi serta mempraktikkannya langsung.

"Kami ingin memberikan pemahaman praktis bahwa cara mengangkat atau memindahkan barang yang salah bisa berdampak buruk bagi kesehatan jangka panjang. Melalui kegiatan promosi K3 ini, kami berharap dapat meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan perubahan perilaku pekerja OB dalam menjaga postur kerja mereka demi mewujudkan produktivitas kerja yang sehat dan aman," pungkas Devy Syanindita Roshida, S.KM., M.KKK., M.GPH. selaku ketua pelaksana.

Melalui program pengabdian masyarakat internal ini, Prodi K3 FIKes Universitas Gresik membuktikan komitmen nyata bahwa implementasi ilmu K3 harus dimulai dari lingkungan terdekat demi menciptakan iklim kerja kampus yang sehat, selamat, dan sejahtera untuk semua lini pekerja. (Prodi K3 FIKes Unigres).